Senin, 21 Mei 2018

Saat Ramadan, Penjualan Kelapa Parut Naik 25 Persen


Pedagang kelapa parut di Pasar Grogol

Penjualan kelapa parut mengalami peningkatan pada awal Ramadan tahun ini. Hal itu disebabkan karena tingginya permintaan kelapa parut untuk santan. Tarjo salah seorang pedagang kelapa parut mengatakan, pada awal Ramadan penjualan meningkat sekitar 25 persen dari hari biasa.

"Biasanya jual 200 butir, sekarang puasa bisa sampai 250 butir, meningkatnya lumayan," kata Tarjo di Pasar Grogol, Jalan Muwardi Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (21/5/2018).

Ia mengatakan, penjualan akan terus meningkat hingga pertengahan bulan Ramadan.

"Nanti turun lagi seperti hari biasa pas tengah-tengah Ramadan, naik laginya selang berapa hari sebelum lebaran," ujar Tarjo.

Meski permintaan meningkat, harga untuk kelapa parut sendiri tidak mengalami kenaikan.

"Kalau harga masib sama Rp 8 ribu per butirnya," kata Tarjo.

Asep pedagang kelapa parut lainnya mengatakan, kelapa parut banyak dicari sebagai santan untuk keperluan memasak hidangan berbuka puasa.

"Iya naik penjualannya, soalnya banyak yang cari buat masak kolak, masak rendang kata yang belinya itu," kata Asep.



Tidak ada komentar:
Write komentar

Profil

Profil
M. Hasan Gaido, Ceo Gaido Group

Trending Topic

Translate